TPT dan Saluran di Sindangpala Ambruk, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Majalengka, infojabaronline.com – Saluran dan tembok penahan tanah (TPT) di Blok Gorolong, Desa Sindangpala, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, ambruk usai diguyur hujan deras. Warga menduga ambruknya konstruksi tersebut disebabkan oleh pengerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis atau bestek yang telah direncanakan.
Menurut keterangan salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, pekerjaan saluran tersebut terlihat asal-asalan. Ia menilai galian pondasi tidak cukup dalam dan pasangan batu kali tidak sesuai standar kekuatan.
“Kalau di atasnya 30 cm, bawahnya minimal 40 cm, dan kedalaman setidaknya 20 cm, itu baru agak kuat. Tapi ini terlihat kurang dari itu,” ungkapnya saat ditemui tim media infojabaronline.com di lokasi, Sabtu, 24 Mei 2025.
Warga juga mencurigai adanya kemungkinan permainan antara pelaksana proyek dan penyedia barang dan jasa, mengingat hasil pekerjaan yang dianggap tidak maksimal.

Diketahui, proyek saluran sepanjang 78,65 meter tersebut bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2024 dengan nilai Rp87.832.000, dan dilaksanakan oleh pihak ketiga.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Sindangpala, Aceng Kosasih, membenarkan bahwa pelaksanaan proyek tersebut bukan dikerjakan oleh CV sebagai penyedia material, melainkan melalui sistem swakelola oleh masyarakat setempat.
“Memang materialnya dari CV, tapi pengerjaan dilakukan secara swakelola oleh masyarakat. Kami akui bahwa pelaksanaannya ada yang kurang sesuai dengan perencanaan awal, apalagi saat hujan deras dan pondasinya kurang maksimal,” jelas Aceng saat ditemui di kantor desa, Senin, 26 Mei 2025.
Pihak Pemerintah Desa akan segera menggelar rapat bersama tim pelaksana dan penyedia barang dan jasa untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
Sementara itu, redaksi infojabaronline.com menegaskan akan terus mengawal dan memantau perkembangan kasus ini hingga tuntas sebagai bentuk kontrol sosial dan tanggung jawab terhadap kepentingan publik.**
(Dar)


