TB Hasanuddin: Jabatan Wakil Panglima TNI Tepat, Bukan “Matahari Kembar”
Red. INFO JABAR ONLINE – Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menegaskan penunjukan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI oleh Presiden Prabowo Subianto sudah tepat dan selaras dengan kebutuhan organisasi.
“Penempatan Wakil Panglima TNI tepat. Ada pengembangan jumlah personel, rentang kendali yang lebih luas, dan tugas pokok-fungsi yang bertambah,” kata TB Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Ia menepis anggapan bahwa jabatan tersebut akan memunculkan dualisme kepemimpinan di tubuh TNI. “Tidak ada istilah ‘matahari kembar’. Wakil Panglima tetap bertanggung jawab kepada Panglima TNI,” tegasnya.
TB juga meluruskan persepsi publik terkait peluang jabatan tersebut menjadi batu loncatan menuju kursi Panglima TNI. Menurutnya, Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI mensyaratkan calon Panglima TNI adalah perwira tinggi aktif yang pernah atau sedang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, atau Udara.
“Wakil Panglima, walaupun berbintang empat, tidak pernah menjadi Kepala Staf. Jadi, tidak otomatis bisa menjadi Panglima,” jelasnya.
Sebelumnya, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyatakan siap melaksanakan arahan Presiden Prabowo yang disampaikan usai pelantikan pada Minggu (10/8/2025). “Presiden berharap saya membantu Panglima dan memperkuat TNI, serta memastikan TNI siap siaga dan siap operasi kapan pun,” ujarnya.
Tandyo menegaskan komitmennya. “Saya tentara. Apapun tugas yang diberikan, saya siap,” tandasnya.**


