Wartawan Bukan Bawahan Menteri
DARI KATAKOMBE kekuasaan, tercium kembali bau familier yang menusuk hidung demokrasi. Bukan bau kemenyan reformasi, melainkan bau sangit formalin yang mengawetkan arogansi Orde Lama. Kali ini, aktornya adalah Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang dengan keanggunan seorang mandor, menitahkan pemerintah daerah “wajib” berkolaborasi hanya dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Satu kata, wajib, dilontarkan dengan…


