Revitalisasi Sekolah di Sumedang Berjalan Lancar, Kasie Sapras Ingatkan Sekolah Jaga Profesionalitas
SUMEDANG, INFOJABARONLINE – Program revitalisasi bangunan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Sumedang terus menunjukkan progres positif. Sejumlah pembangunan dan perbaikan infrastruktur pendidikan yang tersebar di berbagai kecamatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan, pelaksanaan revitalisasi yang dikelola langsung oleh Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) melalui sistem swakelola berlangsung tertib dan sesuai tahapan. Dukungan berbagai pihak, mulai dari guru, orang tua siswa, hingga masyarakat sekitar, turut memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga mutu hasil pekerjaan.
Kepala SMPN 2 Jatinangor, Asep Jamiat, menyampaikan, pihaknya berkomitmen penuh memastikan setiap rupiah anggaran revitalisasi digunakan secara amanah dan tepat sasaran.
“Kami tidak main-main dalam mengelola dana revitalisasi. Selain tanggung jawab moral, kami ingin menghadirkan bangunan sekolah yang benar-benar nyaman dan layak bagi kegiatan belajar mengajar,” ujar Asep, Kamis (20/11/2025).
Menurut Asep, keberhasilan program ini tidak lepas dari pendampingan intensif Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, khususnya Seksi Sarana dan Prasarana (Sapras) SMP, PAUD, dan Pendidikan Masyarakat.
“Pak Kasie yang baru, Pak Taufik, sangat ketat dalam pengawasan. Beliau selalu mengingatkan kami agar mengedepankan mutu bangunan dan profesionalitas di setiap tahap pekerjaan,” imbuhnya.
Dihubungi terpisah, Kasie Sapras SMP, PAUD, dan Dikmas Disdik Kabupaten Sumedang, Taufik, S.Pd., M.Si., menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar setiap sekolah penerima bantuan revitalisasi dapat mengelola program secara transparan dan profesional.
“Kami selalu mengingatkan seluruh kepala sekolah agar menjadikan program revitalisasi ini sebagai momentum memperkuat tata kelola pendidikan. Prinsipnya sederhana: jujur dalam perencanaan, cermat dalam pelaksanaan, dan bertanggung jawab pada hasil,” tegas Taufik.
Ia menambahkan, revitalisasi bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga bagian dari ikhtiar pemerintah daerah menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan inspiratif bagi peserta didik.
“Fasilitas pendidikan yang baik adalah pondasi lahirnya generasi unggul. Karena itu, kami memastikan setiap pembangunan berjalan sesuai standar teknis, tepat waktu, dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga sekolah,” pungkasnya.
Dengan pengawasan yang terstruktur dan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan, revitalisasi sekolah di Sumedang diharapkan menjadi cermin nyata dari tata kelola pendidikan yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada mutu.
Elang Salamina


