Home » PT. Mantra Indonesia Dapat Apresiasi Kementrian Perumahan

PT. Mantra Indonesia Dapat Apresiasi Kementrian Perumahan

SUMEDANG, INFOJABARONLINE — Di tengah geliat pembangunan yang kian menggeliat di Kabupaten Sumedang, satu nama perlahan mencuri perhatian: PT. Mantra Indonesia. Meski belum lama berkiprah di dunia developer, kiprah perusahaan yang dikomandoi Anjar ini mulai menancapkan jejak kuat di hati masyarakat, terutama mereka yang kini menempati rumah-rumah bersubsidi hasil tangan dingin perusahaannya.

Mengusung merek “Restoe Boemi”, PT. Mantra Indonesia seolah menanam doa di setiap tapak bangunan yang mereka dirikan. Tak hanya menjual rumah, mereka menghadirkan kenyamanan dan rasa memiliki, seperti ingin mengatakan bahwa rumah bukan sekadar tembok dan atap, tetapi ruang tumbuh bagi keluarga.

Sejauh ini, PT. Mantra Indonesia telah membangun ratusan unit perumahan di berbagai wilayah Sumedang. Beberapa di antaranya adalah Restoe Boemi Galudra di Kecamatan Cimalaka, Restoe Boemi Nagarawangi di Rancakalong, dan Restoe Boemi Raharja di Tanjungsari—dan deretan proyek lainnya yang masih berlanjut.

Salah seorang penghuni Restoe Boemi Galudra, Firman (43), menuturkan rasa puasnya setelah resmi memiliki rumah di kawasan tersebut.

“Selain lokasinya strategis, bangunannya kokoh dan desainnya modern, cicilannya juga ringan. Saya yang berpenghasilan menengah ke bawah pun masih bisa menjangkaunya,” ujarnya dengan nada lega.

Testimoni itu sejalan dengan komitmen PT. Mantra Indonesia yang sejak awal berpegang pada prinsip: kualitas, keterjangkauan, dan kepuasan pelanggan.

Apresiasi pun datang dari pemerintah pusat. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Kementerian Perumahan Rakyat, Agus Wahidin, S.Pd., M.Si, mengaku bangga atas konsistensi para pengembang yang tetap menjaga kualitas meski bermain di segmen bersubsidi.

“Developer seperti PT. Mantra Indonesia ini layak diapresiasi. Mereka membantu kami dalam mewujudkan target nasional tiga juta rumah layak huni bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Agus pun menambahkan dengan nada hangat,

“Apalagi domisilinya di Sumedang, daerah tempat saya dibesarkan. Kapan-kapan kalau saya ke Sumedang, kita bisa berbagi cerita sambil ngopi bareng.”

Lewat dedikasinya, PT. Mantra Indonesia bukan sekadar membangun rumah, melainkan menyemai harapan dan menumbuhkan rasa memiliki bagi masyarakat yang mendamba hunian layak. Dari Sumedang, mereka menulis kisah bahwa setiap bata dan semen bisa menjadi wujud nyata dari cita-cita sederhana: memiliki rumah sendiri yang penuh restu bumi.

Elang Salamina