Home » Pemeliharaan Jalan Prabu Tajimalela Dikebut, Akses Warga Kian Lancar

Pemeliharaan Jalan Prabu Tajimalela Dikebut, Akses Warga Kian Lancar

Oplus_131072

SUMEDANG, INFOJABARONLINE — Pekerjaan pemeliharaan ruas Jalan Prabu Tajimalela, yang membentang dari Bundaran Dano hingga Pertigaan Rancapurut, terus dikebut. Proyek dengan nilai Rp5,36 miliar yang bersumber dari Anggaran Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 ini menjadi salah satu prioritas peningkatan infrastruktur di wilayah Kabupaten Sumedang.

Meski dilaksanakan pada malam hari demi menghindari kemacetan arus lalu lintas, para pekerja tampak tetap bersemangat menuntaskan proses pengaspalan menggunakan hotmix berkualitas tinggi. Lampu-lampu sorot di sepanjang ruas proyek berpadu dengan suara mesin pemadat, menandakan denyut pembangunan yang tak berhenti meski malam menjelang.

Menurut pantauan Infojabar, proses pekerjaan berjalan lancar dengan pengawasan ketat dari pihak pelaksana. Material aspal yang digunakan pun telah melalui uji laboratorium dan memenuhi standar spesifikasi teknis yang berlaku.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari PU BPJ Wilayah IV Jawa Barat, Suranta, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi untuk menjaga kualitas dan umur jalan di wilayah strategis Jawa Barat.

“Kami dituntut untuk bekerja cepat namun tetap menjaga mutu. Jalan Prabu Tajimalela merupakan salah satu jalur vital dengan tingkat mobilitas tinggi, sehingga proses pemeliharaannya harus presisi, sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Barat bahwa jalan-jalan provinsi harus mulus, kuat, dan berstandar tinggi,” ujar Suranta kepada Infojabar, Sabtu (29/11).

Suranta menambahkan, pekerjaan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas agar tidak menimbulkan gangguan berarti bagi masyarakat. “Pekerjaan malam hari ini menjadi strategi agar aktivitas warga dan arus kendaraan tetap lancar di siang hari,” jelasnya.

Sementara itu, warga sekitar sekaligus pengguna jalan, Dian Rahmawati (35), mengaku sangat menyambut baik proyek pemeliharaan tersebut. Ia menilai, perbaikan jalan akan memberikan dampak nyata terhadap kelancaran aktivitas warga dan dunia usaha di kawasan itu.

“Setiap hari saya melewati jalur ini untuk berangkat kerja. Sebelum diperbaiki, jalanan mulai bergelombang dan bikin tidak nyaman. Sekarang aspalnya mulus lagi, perjalanan jadi lebih cepat dan aman,” ujar Dian dengan wajah sumringah.

Jalan Prabu Tajimalela sendiri merupakan salah satu jalur penghubung utama antara kawasan pusat kota Sumedang dengan arah selatan dan timur kabupaten. Jalur ini juga berperan penting sebagai akses menuju sejumlah fasilitas publik dan kawasan pendidikan.

Pemeliharaan yang tengah dilakukan diharapkan tak hanya memperbaiki kenyamanan berkendara, tetapi juga menjadi langkah preventif agar kondisi jalan tetap prima dan berumur panjang. Dengan demikian, biaya perawatan di masa mendatang dapat ditekan sekaligus mendukung efisiensi anggaran daerah.

“Infrastruktur yang baik adalah fondasi pembangunan daerah. Jalan yang mulus bukan sekadar simbol kemajuan fisik, tapi juga penggerak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Suranta.

Dengan progres yang terus menunjukkan hasil positif, masyarakat Sumedang kini menanti tuntasnya proyek ini sebagai bukti nyata bahwa pembangunan di Jawa Barat terus berlanjut, tidak hanya di atas kertas, tetapi di atas jalan yang benar-benar bisa dilalui dengan nyaman.

Elang Salamina