Home » Meski Diguyur Hujan, Pengaspalan Jalan Bojong–Ciakar Tetap Tuntas dengan Kualitas Terjaga

Meski Diguyur Hujan, Pengaspalan Jalan Bojong–Ciakar Tetap Tuntas dengan Kualitas Terjaga

SUMEDANG, INFOJABARONLINE — Pekerjaan pengaspalan jalan Bojong–Ciakar sepanjang 280 meter, lebar 4 meter, dan ketebalan 4 sentimeter, yang berada di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumedang, berjalan di tengah kondisi hujan. Meski cuaca menjadi tantangan, pihak pelaksana memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga dengan penerapan prosedur teknis yang cermat.

Menurut pengusaha pelaksana, RN, pengerjaan hotmix saat hujan memiliki risiko signifikan terhadap daya rekat aspal dan kepadatan lapisan. Hujan dapat menyebabkan kadar air meningkat di permukaan dasar jalan, sehingga mengurangi kohesi antara butiran agregat dan lapisan aspal. Untuk mengantisipasi hal ini, pihak pengusaha menyiapkan furnisher, alat yang berfungsi meratakan dan memadatkan lapisan aspal agar kepadatan sesuai standar kontrak. Dengan demikian, meski pekerjaan dilaksanakan saat hujan, ketebalan dan dimensi lapisan hotmix tetap konsisten, tidak menyusut dari spesifikasi yang ditetapkan.

Selain kepadatan, suhu campuran aspal menjadi perhatian utama. Pengaspalan pada saat hujan cenderung menurunkan suhu campuran lebih cepat, sehingga risiko pengerasan tidak merata meningkat. Penggunaan furnisher dan pengaturan proses penebaran aspal secara bertahap membantu menjaga distribusi panas tetap stabil, memastikan lapisan tetap homogen dan kuat menahan beban kendaraan.

Hingga saat ini, jalan Bojong–Ciakar sudah dapat digunakan dengan aman. Meski tidak sempurna secara estetika, hasil pengaspalan menunjukkan kualitas struktural yang baik. Warga setempat mengaku puas, karena jalan yang sebelumnya bergelombang kini mampu dilalui kendaraan dengan nyaman dan aman. RN menekankan bahwa langkah-langkah tambahan tersebut bukan hanya formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab profesional untuk menjaga mutu proyek agar sesuai kontrak kerja dan standar teknik.

Pekerjaan ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap aspek teknis, perencanaan yang matang, dan mitigasi risiko cuaca dapat menghasilkan proyek infrastruktur yang andal, sekalipun dalam kondisi lingkungan yang menantang. Jalan Bojong–Ciakar kini menjadi bukti nyata bagaimana komitmen profesionalisme mampu menyeimbangkan kualitas pekerjaan dengan dinamika alam.

Elang Salamina