Home » Kepemimpinan Humanis AKP Asep Saepudin Tuai Apresiasi, Warga Nilai Polsek Dawuan Patut Jadi Teladan Tuai Apresiasi, Warga Nilai Polsek Dawuan Patut Jadi Teladan

Kepemimpinan Humanis AKP Asep Saepudin Tuai Apresiasi, Warga Nilai Polsek Dawuan Patut Jadi Teladan Tuai Apresiasi, Warga Nilai Polsek Dawuan Patut Jadi Teladan

MAJALENGKA, Info Jabar Online  – Gaya kepemimpinan humanis yang diterapkan Kapolsek Dawuan, AKP Asep Saepudin, S.Pd, menuai banyak apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Pendekatan yang mengedepankan pelayanan, keterbukaan, serta kemitraan sosial dinilai mampu membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di tingkat lokal.

Dalam wawancara eksklusif bersama Info Jabar Online di ruang kerjanya, AKP Asep mengungkapkan bahwa kehadiran polisi tidak boleh hanya bersifat reaktif terhadap peristiwa, melainkan juga proaktif dalam menjalin hubungan sosial.

“Polisi harus hadir sebelum masalah terjadi. Kami berusaha membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi, dan menjadi bagian dari solusi warga. Prinsip kami, lebih baik mencegah konflik daripada menanganinya secara represif,” ujar AKP Asep, Rabu (17/7/2025).

Apresiasi datang dari berbagai pihak, salah satunya dari Camat Dawuan, Dedi Hermawan, yang menyampaikan pujian dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-78. Menurutnya, AKP Asep berhasil menunjukkan citra Polri yang modern, terbuka, dan berorientasi pada pelayanan.

“Beliau mampu membuktikan bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat. Kepemimpinannya patut dijadikan contoh bagi wilayah lain,” kata Dedi.

Sementara itu, H. Ujang Salim, tokoh masyarakat setempat, menilai bahwa pendekatan humanis yang diterapkan Polsek Dawuan telah membawa dampak nyata, terutama dalam mencegah potensi konflik sosial.

“Kami melihat langsung bagaimana Kapolsek aktif turun ke lapangan, mengikuti kegiatan warga, bahkan ikut menengahi persoalan warga dengan pendekatan kekeluargaan. Ini bukan hal umum, dan patut diapresiasi,” ungkapnya.

Kebijakan Kapolsek Dawuan ini sejalan dengan visi besar Polri dalam menciptakan transformasi menuju institusi yang Presisi: Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi berkeadilan. Konsep tersebut kini mulai diinternalisasi hingga level Polsek sebagai garda terdepan pelayanan publik.

AKP Asep menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Menurutnya, keamanan bukan semata tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.

“Kami rutin melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur desa dalam forum komunikasi. Tujuannya sederhana: mendengar dan menyerap aspirasi, agar masyarakat merasa didengar dan dihargai,” paparnya.

Di balik gaya kepemimpinannya, AKP Asep Saepudin juga aktif memberi edukasi hukum secara langsung kepada masyarakat melalui program sambang warga, penyuluhan sekolah, hingga dialog terbuka bersama pemuda dan pelajar. Inilah bentuk nyata upaya Polsek Dawuan dalam mendorong kesadaran hukum secara partisipatif.

Langkah ini tidak hanya memperkuat citra Polri sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai pendidik sosial yang mendorong masyarakat lebih sadar hukum, taat aturan, dan memiliki peran aktif dalam menjaga lingkungan sosialnya.

Kiprah AKP Asep Saepudin membuktikan bahwa kepolisian yang profesional dan humanis bukan sebatas jargon, tetapi bisa diwujudkan melalui pendekatan komunikasi, keteladanan, dan empati. Semangat seperti inilah yang diharapkan dapat terus menyebar di seluruh wilayah Indonesia demi terwujudnya Polri yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.***