Home » Kadisdik Sumedang Tekankan Profesionalisme P3K: “Jadilah Lentera yang Menyinari Dunia Pendidikan”

Kadisdik Sumedang Tekankan Profesionalisme P3K: “Jadilah Lentera yang Menyinari Dunia Pendidikan”

SUMEDANG, INFOJABARONLINE — Udara pagi di halaman Gedung Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (1/12/2055), terasa berbeda. Lebih dari 5.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu resmi dilantik langsung oleh Bupati Sumedang, menandai babak baru dalam penguatan layanan publik di Kabupaten Sumedang.

Dari jumlah tersebut, 2.422 orang merupakan tenaga kependidikan, terdiri dari 1.400 guru dan 1.022 tenaga teknis kependidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Ribuan wajah yang hadir pagi itu tak sekadar memaknai pelantikan ini sebagai formalitas, melainkan sebagai wujud nyata dari pengabdian dan harapan baru bagi dunia pendidikan di Sumedang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, S.Sos., M.E, menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya profesionalisme dan dedikasi di tengah perubahan zaman. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar penyerahan SK, melainkan ikrar tanggung jawab moral dan intelektual untuk memajukan pendidikan daerah.

“Saya berharap seluruh P3K paruh waktu, terutama tenaga kependidikan, bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesional. Jadilah lentera yang menyinari dunia pendidikan Sumedang dengan keikhlasan dan pengabdian. Kita bukan hanya bekerja, tapi sedang menanam masa depan,” ujar Eka, saat dihubungi lewat panggilan WhatsApp.

Eka menuturkan, dunia pendidikan saat ini tengah menghadapi tantangan yang kian kompleks, mulai dari kesenjangan mutu antarwilayah, percepatan digitalisasi pembelajaran, hingga perubahan karakter generasi muda yang hidup di era serba cepat. Dalam konteks itu, ia menilai peran P3K paruh waktu sangat vital untuk memperkuat fondasi pelayanan pendidikan di setiap satuan kerja dan sekolah.

“Guru dan tenaga teknis kependidikan harus menjadi motor penggerak perubahan. Tidak cukup hanya hadir di ruang kelas atau kantor, tetapi hadir dengan hati, dengan komitmen, dan dengan semangat belajar yang tak pernah padam,” tegasnya.

Eka juga menjabarkan sejumlah agenda strategis Dinas Pendidikan Sumedang yang kini tengah digarap, di antaranya penguatan literasi dan numerasi dasar, digitalisasi sistem pembelajaran, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, serta pemerataan kualitas layanan pendidikan di seluruh kecamatan.

“Kami tidak ingin ada satu pun anak Sumedang yang tertinggal dari haknya untuk mendapatkan pendidikan bermutu. Karena itu, peran P3K paruh waktu sangat menentukan keberhasilan misi besar ini,” katanya.

Pelantikan yang dihadiri ribuan peserta itu juga memancarkan suasana haru dan bangga. Bagi banyak tenaga kependidikan yang sebelumnya berstatus honorer, SK P3K yang diterima bagaikan pagi yang membawa terang setelah malam panjang penantian.

Siti Rahmawati, salah seorang guru yang baru dilantik, mengaku pelantikan ini menjadi momen bersejarah. “Setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai honorer, akhirnya kami diakui secara resmi. Ini bukan akhir perjuangan, tapi awal untuk bekerja lebih baik,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Langkah strategis Pemkab Sumedang ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menata sistem kepegawaian yang lebih adil, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Bagi Dinas Pendidikan, pengangkatan ribuan tenaga kependidikan ini adalah investasi sumber daya manusia jangka panjang yang akan menentukan arah pendidikan Sumedang di masa depan.

“Pendidikan bukan tugas satu hari, tapi perjalanan seumur hidup. Mari kita tempuh jalan itu bersama, dengan hati yang tulus, pikiran yang terbuka, dan langkah yang teguh,” pungkas Eka.

Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme yang terus dijaga, Eka optimistis Sumedang akan menapaki masa depan pendidikan yang lebih cerah, inklusif, dan berdaya saing tinggi, di mana setiap guru dan tenaga kependidikan menjadi pelita bagi generasi penerus negeri.

Elang Salamina