Jalan Neglasari Mulus, Bukti Profesionalitas CV. Putra Jaya Mandiri
SUMEDANG, INFOJABARONLINE — Suara langkah kini berganti deru kendaraan di Dusun Neglasari RW 04, Desa Tanjunghurip, Kecamatan Ganeas. Jalan lingkungan yang dulu berdebu dan berlubang, kini berubah menjadi hamparan aspal mulus, seolah menghamparkan harapan baru bagi warga untuk hidup lebih nyaman dan sejahtera.
Proyek peningkatan jalan lingkungan yang digarap oleh CV. Putra Jaya Mandiri dengan nilai kontrak Rp99.950.000 ini menjadi contoh nyata pembangunan yang dikerjakan dengan rapi, tepat waktu, dan tepat sasaran. Tidak berlebihan jika warga menyambut hasilnya dengan kepuasan.
“Saya cukup puas dengan pekerjaan jalan hotmix ini,” ujar salah seorang warga. Ucapan singkat, namun sarat makna: sebuah ungkapan lega setelah bertahun-tahun menanti perbaikan yang benar-benar terasa manfaatnya.
Bagi masyarakat, jalan baru bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan denyut kehidupan ekonomi dan sosial. Roda usaha kecil kembali berputar, anak-anak berangkat sekolah tanpa takut terpeleset, dan malam kini terasa lebih terang dengan jalur yang tertata.
Di balik jalan yang mulus itu, ada kerja senyap dari tangan-tangan yang berkomitmen. Otang, pelaksana lapangan yang akrab disapa Bos Otang, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya menunaikan kontrak, tetapi juga menjaga marwah kepercayaan.
“Kami selalu mengedepankan kualitas dalam setiap pekerjaan. Kredibilitas perusahaan harus dijaga, karena kepercayaan itu tidak dibeli, tapi dibangun dari konsistensi,” ujarnya dengan nada tegas namun rendah hati.
Bagi Otang, proyek bukan sekadar urusan angka dalam RAB, tetapi amanah yang harus diselesaikan dengan integritas. Setiap ruas jalan, katanya, adalah jejak tanggung jawab yang akan dilalui banyak orang, dan karena itu harus dituntaskan dengan hati-hati dan sepenuh hati.
CV. Putra Jaya Mandiri pun memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sumedang.
Kini, jalan di Dusun Neglasari bukan hanya sekadar jalur transportasi, tetapi juga simbol kecil dari semangat besar pembangunan daerah. Aspal yang membentang rapi itu menjadi saksi bahwa ketika pembangunan dilakukan dengan hati, hasilnya bukan cuma proyek yang selesai, tetapi juga harapan yang tumbuh bersama masyarakat.
Elang Salamina


