Home » Dorong Keberlanjutan Perikanan di Kabupaten Majalengka, PT Indo Aqua Sukses Gelar Pelatihan bagi Pembudidaya Ikan

Dorong Keberlanjutan Perikanan di Kabupaten Majalengka, PT Indo Aqua Sukses Gelar Pelatihan bagi Pembudidaya Ikan

Majalengka, Info Jabar Online— Guna mendukung dan mendorong keberlangsungan industri perikanan air tawar di Kabupaten Majalengka, PT Indo Aqua Sukses (IAS) menggelar pelatihan dan pengenalan ikan nila unggulan kepada pembudidaya ikan.

Direktur Utama IAS, Bettina Cavenagh, sekaligus peneliti dari lembaga riset internasional Clarity Research, turut hadir membahas persoalan pembenihan nila di Indonesia.

Dikatakannya, salah satu keunggulan dari bibit ikan nila IAS ini adalah lebih dari 97% berjenis kelamin jantan. Hal ini memungkinkan pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan ikan nila konvensional.

“Yang membedakan Nila IAS Belanda dengan ikan nila lainnya adalah metode pengembangbiakannya yang tidak menggunakan hormon, melainkan melalui teknologi genetik dengan ikan jantan, sehingga menghasilkan benih jantan secara alami,” ujar Betti kepada awak media di Aula DKP3 Majalengka, Selasa (18/11/2025).

Namun ia menilai masih banyak tantangan yang perlu dibenahi, termasuk kualitas bibit yang rendah akibat perkawinan sedarah, manajemen pembenihan yang belum optimal, dan tingkat kelangsungan hidup ikan yang relatif kecil.

Bettina juga menyoroti rasio konversi pakan yang tinggi serta penggunaan hormon untuk mengubah jenis kelamin pada fase awal pertumbuhan nila.

Menurutnya, praktik tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan konsumen maupun lingkungan sehingga perlu ada inovasi dan edukasi yang lebih baik bagi para pembudidaya.

Bettina menegaskan bahwa Majalengka memiliki dua faktor unggulan sebagai lokasi pengembangan ikan nila, yakni kualitas air yang sangat baik dan lokasi yang strategis.

Hal ini menjadikan Majalengka berpotensi menjadi daerah penghasil nila unggul di Jawa Barat bahkan nasional.

Melalui pelatihan ini, Bettina berharap para pembudidaya Majalengka mampu memproduksi bibit nila berkualitas secara mandiri sehingga tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah.

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat sektor perikanan melalui pemanfaatan potensi sumber daya air Majalengka yang unggul,” tutupnya.

Kegiatan bertema “Panen Cuan Budidaya Ikan Dengan Pakan dan Prebiotik Anti Gagal” ini berlangsung dan diikuti oleh 80 peserta dari berbagai kecamatan.

Kepala DKP3 Majalengka, H. Gatot Sulaeman, membuka kegiatan sekaligus menyampaikan apresiasi atas inisiatif Indo Aqua Sukses dalam memperkuat kapasitas petani ikan lokal.

Menurutnya, sektor perikanan Majalengka memiliki potensi sangat besar sehingga pelatihan semacam ini penting dalam meningkatkan kompetensi para pembudidaya

Ia menjelaskan bahwa peserta pelatihan merupakan pembudidaya terdaftar, penyuluh perikanan, serta pelaku usaha yang menjadi mitra Indo Aqua Sukses.

Karena keterbatasan kuota undangan, tidak semua petani dapat mengikuti pelatihan pada sesi ini.

Gatot berharap kolaborasi antara DKP3 dan perusahaan dapat terus berlanjut dengan pendalaman materi di kegiatan selanjutnya.

Pelatihan ini menghadirkan Mulud, dari Direktorat Ikan Air Tawar DJPB KKP yang menyampaikan materi mengenai Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).

Peserta dibekali pengetahuan teknis terkait standar budidaya, sanitasi, manajemen kolam, serta praktik yang menjamin keamanan dan kualitas hasil perikanan.(*)