Home » Bapera Sumedang Tanamkan Semangat Kebangsaan Lewat Diklat Wawasan Nusantara

Bapera Sumedang Tanamkan Semangat Kebangsaan Lewat Diklat Wawasan Nusantara

SUMEDANG, INFOJABARONLINE — Di tengah kian menipisnya semangat kebangsaan di kalangan generasi muda, Dewan Pimpinan Daerah Barisan Pemuda Nusantara (DPD Bapera) Kabupaten Sumedang berikhtiar menyalakan kembali api nasionalisme. Sabtu (8/11/2025), organisasi kepemudaan ini menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Wawasan Kebangsaan di Sekretariat DPD Bapera Sumedang.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat itu dihadiri jajaran pengurus lengkap: Sekretaris DPD Bapera Jawa Barat, Asep Suparman, Ketua DPD Bapera Sumedang, Sidik Jafar, S.E, Sekretaris DPD Bapera Sumedang, Asep Kurnia, S.H., M.H, Bendahara Umum Bapera Sumedang, Euis MS, Ketua Pertiwi DPD Bapera Sumedang, Meilani Andriani Suherman; serta unsur Muspika Kecamatan Sumedang Utara. Turut hadir pula para Ketua dan pengurus DPC Bapera se-Kabupaten Sumedang.

Diklat ini bukan sekadar forum seremonial, melainkan wadah penempaan karakter kebangsaan bagi para kader muda. Mengusung semangat “Cinta Tanah Air dan Bela Negara”, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, serta semangat gotong royong yang menjadi jantung identitas bangsa. Program ini memiliki enam tujuan utama yang dirancang dengan cermat: menumbuhkan kesadaran cinta tanah air, memperkuat nilai-nilai ideologi negara, menanamkan semangat persatuan di tengah keberagaman, meningkatkan kesadaran bela negara, membangun karakter kepemimpinan berintegritas, serta menyiapkan kader yang tangguh menghadapi arus globalisasi tanpa kehilangan jati diri keindonesiaannya.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Bapera Sumedang, Sidik Jafar, menekankan pentingnya menghidupkan kembali rasa kebersamaan yang kini mulai pudar di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh anggota Bapera untuk menjadi teladan dalam kehidupan sosial, menunjukkan semangat gotong royong, saling menghormati, dan menghargai perbedaan.

“Rasa cinta tanah air dan kebersamaan kini mulai luntur. Karena itu, saya ingin Bapera hadir sebagai contoh, menunjukkan nilai-nilai persatuan, bukan perpecahan,” ujar Sidik Jafar dengan nada tegas namun penuh harapan.

Ia juga mengingatkan agar seluruh kader Bapera turut berkontribusi positif dalam mendukung program pembangunan daerah. Menurutnya, pemuda sejati bukan yang hanya bersuara keras di ruang publik, tetapi yang hadir nyata dalam karya dan kepedulian sosial.

“Mari kita dukung pemerintah daerah agar Sumedang semakin maju. Jangan justru melemahkan upaya pembangunan. Jadilah panutan, jaga marwah organisasi, dan tunjukkan bahwa Bapera Sumedang mampu menjaga nama baik daerah,” imbuhnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Bapera untuk memperkuat peran strategisnya sebagai wadah pembinaan generasi muda. Melalui Diklat Wawasan Kebangsaan, organisasi ini berupaya mencetak kader pemuda yang tidak hanya kritis, tetapi juga berkarakter, adaptif, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kokoh.

Di tengah derasnya arus globalisasi dan individualisme, Diklat Wawasan Kebangsaan Bapera Sumedang menjadi oase segar bagi upaya peneguhan jati diri bangsa. Sebuah ikhtiar nyata untuk menghidupkan kembali makna Indonesia, sebagai rumah besar tempat setiap anak bangsa berteduh dalam damai, gotong royong, dan persaudaraan.

Sementara, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, pada giat Diklat Wawasan Kebangsaan tersebut, DPD Bapera Sumedang memberikan santunan terhadap 10 orang anak yatim yang berada di wilayah Kecamatan Sumedang Utara. Bantuan diberikan secara simbolik.

Elang Salamina